Senin, 09 September 2019

Digaji dari Pajak, CPNS Diminta JK Tak Anti Pengusaha

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjelaskan dalam skema pemerintahan butuh jalinan yang baik dengan seluruh pihak. Dalam soal ini jalinan dengan entrepreneur butuh dibina.



Pajak sendiri, kata JK, didapat dari beberapa sumber terhitung entrepreneur. Karenanya, JK mengatakan, pentingnya buat calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk menggerakkan entrepreneur.

"Pemerintah memang punyai potensi dengan APBN serta APBD yang didapat dari pajak, pajak didapat oleh potensi entrepreneur untuk kerja secara baik. Berarti pendapatan anda semua benar-benar bergantung pada ekonomi bangsa yang dikerjakan oleh entrepreneur serta warga pada umumnya. Jika anda tidak menggerakkan entrepreneur, karena itu ekonomi bangsa tidak berkembang sebaik-baiknya," kata JK dalam Presidential Lecture 2019 di Istana olahraga Senayan Kompleks Gelanggang olahraga Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Oleh karena itu, JK katakan butuh jalinan yang baik dengan seluruh pihak. JK memberi pesan, supaya tidak memandang entrepreneur lawan.

"Karenanya jalinan di antara pemerintah, warga, dunia usaha harus tersambung secara baik. Jangan memandang mereka lawan Anda, atau sisi yang berlainan dari arah kita. Karenanya semua harus berbentuk layani pada warga, entrepreneur, dunia usaha, sebab dunia usaha yang akan memastikan di samping pemerintah maju mundurnya ekonomi bangsa ini," terangnya.

Searah dengan itu, JK menjelaskan, perkembangan bangsa dikuasai oleh tehnologi serta sdm (SDM).

"Perkembangan kita benar-benar dipastikan oleh potensi memajukan bangsa terutamanya dalam bagian tehnologi. Sebab tingkat kompetisi yang besar benar-benar dipastikan oleh SDM. SDM itu pasti bagaimana anda jadi SDM memiliki pengetahuan serta potensi yang baik, baik dalam layani, pengembangan serta berkreasi untuk kita," tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar